Pluto

blog_pluto

Hal yang akan selalu kuingat dari perkenalanku dengan Pluto pada 2002 silam adalah, gara-gara dia, aku berhenti total untuk menikmati daging anjing, padahal sebelumnya, aku adalah penikmat tongseng daging anjing yang taat. Pluto adalah nama anjing pertama yang jadi peliharaan keluarga orang tuaku. Ia hadiah dari kawan sekolah Chitra, adikku, dibawa ke rumahku di Klaten → Baca selanjutnya

blog_teman0

Selalu ada rasa yang gimanaaa gitu ketika tahu ada teman yang memutuskan untuk pulang dari Sydney ke Indonesia untuk selama-lamanya. Dan marilah sepakat denganku untuk menempatkan ke-gimanaaa gitu-an ku itu dalam satu istilah Jawa yang tak terlukiskan, "mak sek" (sek dibaca seperti dalam 'nyesek' karena memang keduanya saling terkait -red). "Kamu kenapa nggak di sini → Baca selanjutnya

Diet

blog_herat

Tadinya aku baru akan menceritakan hal ini akhir tahun nanti karena bersama beberapa hal lainnya, pengaturan pola makan adalah resolusiku tahun ini. Tapi, peristiwa berpulangnya dua kawan, Radit dan Dhani yang masih seumuran denganku selama dua hari berturut-turut dua pekan lalu mengubahnya. Mereka ditengarai terkena serangan jantung dan itu membuatku berpikir alangkah baiknya membagikan apa → Baca selanjutnya

Selamat, Indonesia!

Foto saat Jokowi usai melakukan pidato kenegaraannya yang pertama sebagai Presiden RI. Ia memekikan, "MERDEKA!"Photo by AP/Dita Alangkara

Ya pokoknya selamat! Kalian sekarang punya presiden keren yang beda dari yang sudah pernah ada. Ia anak bantaran kali Bengawan Solo yang daerah asalnya hanya sekitar lima puluh kilometer jauhnya dari kampungku di Klaten sana, Joko Widodo namanya! Presiden energik yang barangkali bau keringatnya sama kayak kita apek dan penguk khas anak kampung bukan bau parfum → Baca selanjutnya

iPhone 6

'Dua Mata'. Mata yang kiri menggunakan iPhone4 sedang yang kanan menggunakan iPhone 6

Setelah empat tahun tak tergantikan, dua minggu lalu akhirnya aku mengistirahatkan iPhone4-ku dan menggantinya dengan iPhone keluaran terbaru, iPhone 6. Adapun keadaan iPhone 4 ku sendiri, istilah Jawa-nya sudah dhedhel dhuwel alias hancur lebur. Jatuh ke lantai tanpa pelindung sudah tak terhitung. Pada salah satu kejatuhannya, cover belakangnya yang terbuat dari kaca bahkan pecah. Tombol → Baca selanjutnya

Kaos polos

blog_oblong

Sejak dua tahunan lalu, dalam berpakaian aku lebih banyak mengenakan kaos polos baik itu oblong maupun berkrah. Hanya beberapa kaos berdesign alias tak polos yang masih kupunya itupun koleksi lama yang masih sayang untuk dibuang serta pengecualian pada beberapa kaos serial Superman yang memang sangat kusuka... (yeah… we’re big fan of DC Superheroes stores!) Kalaupun → Baca selanjutnya

blog_kodok

Acara seni kejadian atau happening art bertajuk "Bagus Kodok Ibnu Sukodok Daup Peri Roro Setyowati" karya Bramantyo Prijosusilo yang digelar 8 Oktober 2014 silam ramai menghiasi baik itu mainstream maupun social media. Ditilik dari kacamata 'kekininan' acara perkawinan seorang bernama Bagus Kodok Ibnu Sukodok dengan Setyowati yang adalah makhluk tak kasat mata tentu sesuatu yang → Baca selanjutnya

blog_penutupJogja

Ide awal serial Tokoh Muda Jogja tercetus saat aku berkunjung ke restaurant Bu Ageng milik budayawan Butet Kertaredjasa di selatan kota Jogja akhir tahun silam. Selain terpesona dengan cita rasa Lele Njingkrung dan Baceman Kambing yang dihidangkan di sana, aku terkesima ketika menatap dinding kayu di restaurant tersebut yang memaparkan frame-frame foto tokoh 'lama' Jogja → Baca selanjutnya

blog_herry

Sejarah mencatat, Kotamadya Yogyakarta yang besok pagi akan berulang tahun ke-258 (7 Oktober 2014 - 7 Oktober 1756) pernah memiliki seorang walikota brilian di awal milenium baru dan orang itu adalah Herry Zudianto. Kepiawaian orang berlatar belakang pengusaha itu dalam memimpin Jogja tidak terletak pada bagaimana ia mampu membawa kemajuan dalam konteks modernisasi saja namun → Baca selanjutnya

haribecak

Harry Van Jogja. Nama aslinya Blasius Haryadi. Di masa kampanye Pilpres yang hingar bingar lalu, dia pernah sempat sangat terkenal karena demi pasangan capres Jokowi dan Jusuf Kalla, Mas Harry bersama Pak Abu, kawannya sesama tukang becak, memberikan dukungan secara unik yaitu mengayuh becak dari Jogja ke Jakarta membawa surat dukungan dan uang sumbangan kampanye → Baca selanjutnya