blog_munir

Tattoo adalah simbol dan orang memaknainya dengan berbagai cara. Rezim Soeharto dan kroni-kroninya dulu konon menggunakan tattoo sebagai tengara apakah seorang bisa dicap sebagai gali (gabungan anak liar/preman) atau bukan. Kalangan agamis menerjemahkan tattoo sebagai hal yang dilarang karena dianggap rajah tubuh sementara kalangan bisnis hingga kini bahkan belum sepenuhnya bisa move on dari stigma → Baca selanjutnya

blog_anton2

Ada dua pertanyaan yang muncul terkait tulisan tentang Anton Kurniawan yang pertama, hari senin kemarin. Pertama, “Don, kenapa Mas Anton mau njawab pertanyaanmu sementara aku tanya dulu nggak dijawab?” Kemarin, selasa sore, ketika 'ngobrol' dengannya lewat messenger, akupun meneruskan pertanyaan itu dan jawabannya adalah “Lha kamu kan tanya, ya kujawab!” Kalau mau menarik panjang, bisa → Baca selanjutnya

blog_anton

Sebagai orang yang sangat menikmati Jogja dekade 90an, Sheila on 7 adalah sesuatu yang tak mungkin untuk tak kunikmati juga. ‘Menikmati’ disini bukan hanya mengacu pada musiknya, tapi juga mengamati betul kiprah mereka, bagaimana mereka berawal mula dari jalur indie hingga akhirnya menjadi ‘gelembung’ musik tak hanya di Jogja tapi di tingkat nasional bahkan pernah → Baca selanjutnya

blog_ria

Awalnya aku tak yakin bahwa Maria Tri Sulistyani akan mau kuajak wawancara untuk tampil di blog ini apalagi jika hanya dilakukan lewat email. Bukan, bukan karena aku belum kenal langsung dengan wanita yang biasa dipanggil Ria itu. Lagipula jaman digital begini perkenalan toh nggak harus identik dengan bertemu dan salaman, kan? Ketidakyakinanku tadi bersumber pada → Baca selanjutnya

blog_pamura

Kalau mau jujur, bayangan yang paling susah dibayangkan tentang Jogja adalah bayangan Jogja sebagai kota industri. Bagiku, kota yang pernah kudiami selama lima belas tahun ini sangat jauh dari kenyataan itu karena barangkali sama seperti kalian, di mataku, Jogja itu kota seni, budaya dan wisata, tak lebih. Tapi sekali aku pernah jatuh dengan perkiraan dan anggapan → Baca selanjutnya

blog_dabgenthong

Sebelum memutuskan untuk akhirnya memilih Dab Genthong, begitu panggilan CB Triyanto Hapsoro, sebagai tokoh muda Jogja dalam bidang film, ada perdebatan antaraku dengan kawan yang memang sering kujadikan kawan debat. Kawanku tadi mengusulkan sebuah nama yang aku belum kenal tapi dia bilang, “Bukannya kerjaan Genthong itu nggak bagus… tapi karena ini orang hasilnya lebih bagus → Baca selanjutnya

Lantip: Amien Rais!

blog_ronilantip

Banyak orang mengenal Jogja sebagai kota seni dan budaya dan itu sudah teramat lumrah. Tapi Jogja sebagai kota IT, sepertinya hanya kalangan IT saja yang memaklumi, yang lain, belum tentu. Saat akses internet masih belum semurah dan semudah sekarang, ketika konten internet belum bisa diakses melalui gadget dan didistribusikan secara nirkabel, Jogja ‘penuh’ dengan warung → Baca selanjutnya

Temani aku, selamanya…

blog_elephant

Selamat ulang tahun, Joyce Taufan-Verdian! Tetaplah di sini, temani aku… selamanya! Enjoy the song! :) Kalau kalian nggak bisa akses clip di atas, silakan klik langsung ke sini → Baca selanjutnya

Pepeng dan bangkitnya arwah Jogja

blog_pepeng

Kita akan kehilangan esensi sebuah pagi jika kita tak mendapatkan cinta dari orang terdekat kita, udara segar yang kita hirup, cahaya matahari yang menghangatkan dan... ruapan aroma kopi yang siap kita sesap untuk memutar roda kehidupan. Mungkin lebay! Mungkin kamu bilang bahwa kamu tak doyan kopi?! Bisa jadi, tapi aku ngopi, dan kamu terkait denganku → Baca selanjutnya

blog_adjieSilarus

Jogja sedang ramai tentang kasus Flo dan beberapa kawan memintaku untuk menuliskan opiniku tentang kasus itu di sini. ‘Mending nulis tentang Jogja dari sisi lain yang lebih baik!’ tukasku pada seorang kawan beberapa hari lalu. Bukan karena takut dianggap ikut-ikutan para blogger dan netizen lain yang sudah beropini tapi lebih karena materi yang telah kujadwalkan untuk tampil → Baca selanjutnya