Hidup ini nggak fair! Emangnya kamu belum tau?

blog_monday4May2015

Whoever says that life is fair? Even Jesus, The Lord Almighty, was treated unfairly until His death on the cross. So be happy if you were treated as such. The more unfair it is for you, the more it shows that you certainly have better qualities than them. Steadfast, and persevere in The Lord. (Joyce Taufan-Verdian, bojoku) Sebenarnya aku telah mempersiapkan tulisan untuk hari ini tapi semuanya buyar setelah moodku hancur berantakan. Aku mendapati diriku ternyata masih sangat rentan untuk ... baca selanjutnya

Risalah Akhir Pekan 18/2015

blog_risalah18-01

Selesai sudah Seminar 'Called to Love', event yang kupersiapkan secara marathon sejak akhir Januari 2015 silam. Segala kepenatan dan beban yang tak ringan sejak awal persiapan boleh kuakhiri malam ini ketika aku mengunci pintu gerbang gedung pertemuan setelah sebelumnya memastikan sudah tak ada lagi peserta dan panitia lain yang tertinggal.Sebagai ketua panitia, aku memang merasa harus pulang paling akhir dan datang paling awal sebagaimana ketika aku datang pada hari pertama pelaksanaan ... baca selanjutnya

Dulu aku memilih Jokowi…

Lukisan terakhir karya alm. Myuran Sukumaran sebelum ia dieksekusi 29 April 2015 silam

Mungkin menurut kalian ini berlebihan, tapi kenyataannya, hampir seminggu belakangan pikiranku cukup terdikstraksi oleh berita persiapan dan pelaksanaan eksekusi mati terhadap delapan narapidana kasus narkoba, 29 April 2015. Hal ini sama persis dengan apa yang kualami saat mengikuti berita pelaksanaan hukuman mati sebelumnya, medio januari 2015 silam.Dan semalam setelah kurenungkan, ternyata memang aku benar-benar bersikap berlebihan!Tapi yang lantas jadi menarik, setidaknya menurutku, ... baca selanjutnya

Manusia boleh berencana, JKW yang berkuasa

blog_nisan

Kalau kalian aktif di social media Facebook dan jeli mengamati lini masa, aplikasi yang menurutku paling tak menarik perhatianku tapi mendadak muncul dalam benak saat ini adalah aplikasi yang menebak bagaimana dan kapan kamu akan mati.Ada seorang kawan yang mencoba aplikasi itu, hasilnya dipampang di wall-nya. Di situ tertera ia akan mati karena kecelakaan mobil pada tanggal, bulan dan tahun yang telah juga ditentukan.Itu bukan satu-satunya aplikasi. Ada yang senada malah lebih menarik ... baca selanjutnya

Risalah Akhir Pekan 17/2015

Lukisan 'bullet' (peluru) karya Myuran Sukumaran, salah satu dari sepuluh terpidana mati yang akan menjalani eksekusi 28 April 2015 mendatang. (Copyright. news.com.au)

Aku tak terlalu sreg dengan istilah ‘alam berulah’. Kesannya alam itu kurang ajar selayaknya penjahat yang membuat ulah. Aku lebih senang menggunakan frase ‘alam menggeliat’ untuk melukiskan perubahan yang ditampakkan alam sebagai konsekuensi wajar kehidupan. Meski, geliatnya itu terkadang membuat kita terkaget-kaget dan tergopoh dan biasanya diakhiri dengan pertanyaan retorik, “Kenapa bisa begini ya?”Seminggu terakhir cuaca di Sydney menggeliat! Empat hari di awal minggu yang lalu, badai ... baca selanjutnya

Bekerja untuk bule. Menakutkan?

Beberapa bulan lalu aku sempat ditawari pekerjaan lepas (freelancing), sebuah proyek pengembangan situs web milik seorang pengusaha di Australia.Karena waktu yang sangat terbatas sementara kesibukan yang seolah tanpa batas, aku menolaknya tapi mencoba memberi arahan untuk menggunakan jasa seorang teman, sesama developer yang tinggal di Jogja (nggak usah nebak siapa orangnya, pasti salah!)Awalnya, terlebih setelah tahu jumlah uang yang bakal didapat, kawanku ini amat bergembira. Tapi ... baca selanjutnya

La petite mort

blog_bauketek

Gara-gara bau ketek, RS harus kehilangan kebebasannya karena masuk bui terkait kasus pembunuhan terhadap Tata. Demikian juga dengan Tata, ia terbunuh hanya gara-gara selama berhubungan intim, mengeluhkan bau ketek si RS sambil terus menutup hidungnya.Berita ini menjadi bubble yang cukup besar dalam perbincangan di social media di Indonesia minggu lalu.Sebagai manusia yang pernah berhubungan intim, bagiku ini perkara yang wajar tapi sekaligus tak wajar.Kewajarannya terletak pada bau ... baca selanjutnya

Risalah Akhir Pekan 16/2015

blog_risalah16

Hari Kamis kemarin, aku dan Joyce sepakat untuk membuang basinet (tempat tidur bayi) yang sudah lama tak terpakai sejak Elodia berusia sekitar satu tahun. Basinet itu sendiri kami beli ketika Joyce sedang mengandung Odi, lebih dari lima tahun yang lalu.Ada perasaan campur aduk ketika mempretelinya; membuka sekrup satu per satu lalu menempatkan potongan-potongannya ke dalam plastik sebelum kami buang.Rasa syukur merajalela. Bagaimanapun satu frase kehidupan telah berhasil kami lalui ... baca selanjutnya

Bangsa yang suka berdoa…

blog_doa

Intensitas pertemuanku dengan Tunggonono, meski kini kami tinggal satu kota, tidaklah setinggi di Jogja dulu.Dulu, tiap malam aku ketemu karena memang ia bekerja untukku, jadi petugas jaga malam di kantor yang kutempati untuk bermalam juga (makanya kuberi nama tunggonono yang dalam bahasa Indonesia berarti “Temani/Tunggin”). Di sini, ia sibuk jadi ‘petugas jaga malam’ pacarnya, seorang bule yang sebutlah bernama Entenana.Tapi beberapa minggu sebelum Paskah, aku bertemu dengannya di ... baca selanjutnya

Pepak Basa Jawa

blog_jawa

Tak mengejutkan kalau ada yang sampai keceplosan bilang bahwa pakaian tradisional Jawa yang dikenakan Didi Kempot dibilang sebagai busana kolot. Bukannya kenapa-kenapa, tapi pertanyaanku sederhana, memangnya sepeduli apa kita terhadap budaya Jawa hari-hari ini?Atau dalam batasan yang lebih simple, berapa banyak dari anak kalian atau teman-teman anak kalian yang tinggal di Jogja yang sudah tak bisa lagi berbahasa Jawa ‘krama alus’ pada kalian, orangtuanya?Aku adalah orang Jawa. Pilihan ... baca selanjutnya