Valentine Day dan Onggokan Sampah

Pantat Terbalik

Kamu ngerayain valentine?
Kalau saya enggak!

Kenapa?
Kenapa enggak, karena saya bukan orang bodoh.

Apa berarti yang ngerayain valentine itu bodoh?
Wah saya ndak ngomong demikian, itu diluar semesta pembicaraan! Jangan memancing friksi begini.

Lalu kenapa kok dengan tidak merayakan valentine kamu jadi orang yang bukan bodoh ?
Karena saya bisa menolak ajakan kapitalis dalam membeli barang-barang yang mereka tawarkan.
Saya bukan orang bodoh yang lalu manthuk-manthuk bergembira dan tergiur oleh obralan warna pink mereka.
Mereka hanya memaksakan satu atmosfir baru…

Maksudnya?
Apa yang kamu pahami tentang Valentine Day? Hari kasih sayang? Pernah kamu lewati hari tanpa kasih sayang jadi apa bedanya dengan hari-hari lainnya..?
Sekarang saya tanya balik siapa yang mendengungkan Valentine Day?

Valentine day itu sampah! Onggokan yang didengung-dengungkan lewat radio-radio, televisi-televisi, majalah-majalah, toko-toko, resto-resto.
Mereka menawarkan special day, mendatangkan artis khusus pada hari itu, menghias gincu para pelayannya dengan warna pink…

Lha Ndak tahu.. lha kok anda balik tanya..?
Karena pertanyaan anda bodoh-bodoh sejak tadi! Siapa tahu anda memang bodoh bertanya tapi pintar menjawab, makanya posisi kita balik saja. Saya bertanya dan anda menjawab.

Anda ndagel! Jadi menurut anda Valentine Day itu ?
Valentine day itu sampah! Onggokan yang didengung-dengungkan lewat radio-radio, televisi-televisi, majalah-majalah, toko-toko, resto-resto.
Mereka menawarkan special day, mendatangkan artis khusus pada hari itu, menghias gincu para pelayannya dengan warna pink,
mengagungkan hari yang sebenarnya biasa saja supaya pendapatan mereka meningkat hari itu.
Selainnya itu tak lebih dari itu. Bentuk matahari dan bulan ya sama bulatnya, tidak menjadi seperti jantung hati.
Eh kamu juga tentunya tahu bahwa hati pun bentuknya tak seperti bongkahan pantat terbalik seperti yang kenal itu kan..?
Kamu bodoh kalau mengira bahwa dengan Valentine Day kamu akan menambahkan satu hari usia pacaranmu, kalau memang kamu ketahuan pernah tidur dengan selingkuhanmu ya saat itu juga cewekmu akan memutuskanmu!

Tapi kan menarik, diputus saat Valentine Day?
Ya! Pertanyaanmu semakin menunjukkan kualitasmu, Bodoh!.
Kamu pasti ngerayain Valentine Day ya..?

Lha, saya dibilang bodoh lagi!
Laksanakan Valentine Day jangan tanggung-tanggung dan jangan terpaku pada 14 Februari saja.
Rayakan Valentine Day dengan bosmu ketika kamu didamprat olehnya, kapanpun itu.
Rayakan Valentine Day dengan istrimu ketika ia mengaku sudah mulai memudar rasa cintanya, kapanpun itu.
Rayakan Valentine Day dengan orang tuamu ketika mereka mengusirmu dari rumah, kapanpun itu.
Rayakan Valentine Day dengan anakmu meski ia baru saja ketahuan mengibulimu untuk hal-hal besar dan kecil, kapanpun itu.

Sanggup kamu seperti itu ?

Para kapitalis itu tak kan!

Post to Twitter Post to Delicious Post to Digg Post to Facebook

This entry was posted in Cetusan. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

6 Comments

  1. windy
    Posted February 13, 2008 at 10:55 pm | Permalink

    Happy Valentine donny Verdian….I love you..muah..muah…

  2. Posted February 14, 2008 at 3:07 am | Permalink

    kalo ndak setuju sama valentin, kalem don…kalem… aja hehehe

  3. Posted February 14, 2008 at 3:22 am | Permalink

    @Windy: Happy Valentine? Iya deh… buat kamu, calon suamimu dan DM, calon.. hmm calon apamu ya dia?

    @Kris: ini kalem kok… gak pake methentheng..:)

  4. Posted February 14, 2008 at 9:04 am | Permalink

    kenapa harus tgl 14? kenapa tidak tiap hari, ya to?

  5. Posted February 14, 2008 at 6:33 pm | Permalink

    Calonarang! :D

  6. Posted February 14, 2008 at 9:19 pm | Permalink

    @DM: Calonarang? Calong Arang? Bukankah kamu sekarang sudah jadi arang dari hubungan itu?

    Ahuahuahua…peace Dan! No offense :)

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

  • Versi Beta

    Situs web ini akan selalu dalam tahap pengembangan sejak dipublikasikan pertama kali pada 20 Desember 2007.

    Ikon manusia "Donny Verdian" hasil kreasi Donny Verdian (Terima kasih untuk para pendahulu pencipta ikon, Ardian Sukmaji (2007 - 2008), dan Anjung Sakti (2005)).

    Seluruh tulisan dan isi konten lainnya kecuali "tanggapan" adalah hasil pemikiran Donny Verdian.

    Untuk konten khusus yang saya sadur maupun tayangkan dari tautan luar situs web ini, akan saya cantumkan sumber/pengkreasinya. Ingatkan saya apabila saya lalai akan hal ini. Pemberlakuan copyrights di situs web ini adalah sesuai dengan salinan di sini.