The Electric Co

Ini adalah lagu kesepuluh yang ada di album pertama U2, Boy.
Lagu ini adalah protes U2 terhadap penggunaan Electro Convulsive Therapy (ECT) sebagai terapi kejut di rumah sakit jiwa di Dublin, Irlandia sana.
Untuk keperluan live, U2 sering mendahului lagu ini dengan lagu singkat yang berjudul “The Cry”, hal ini terlihat misalnya pada DVD Vertigo Tour Live from Chicago.

Ada cerita unik dari lagu ini, pada live concert Under a Blood Red Sky, Bono menyanyikan “Send in The Clowns” milik Stephen Sondheim selama 27 detik.
Tindakan yang ternyata tidak berijin itu lantas membuat U2 harus membayar 50.000 USD kepada Sandheim dan U2 harus mengedit album yang khusus dikeluarkan di Amerika Serikat.
Bersama dengan I Will Follow, lagu ini termasuk yang paling sering dinyanyikan U2, lebih dari 400 kali dalam konser.

Berikut ini adalah liriknya:

The Electric Co

Boy, stupid boy

Dont sit at the table

Until youre able to

Toy, broken toy

Shout shout

Youre inside out

If you dont know…Electric co.

If you dont know…Electric co.

Red, running red

Play for real

The toy could feel
A hole in your head

You go in shock

Youre spoon-fed

If you dont know…Electric co.

If you dont know…Electric co.

One two three four…

If you dont know…Electric co.

Just to hear me
Ive found me way home

Sumber:

SongFact, Wikipedia, Macphisto (lirik)

Post to Twitter Post to Delicious Post to Digg Post to Facebook

This entry was posted in U2. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Versi Beta

    Situs web ini akan selalu dalam tahap pengembangan sejak dipublikasikan pertama kali pada 20 Desember 2007.

    Ikon manusia "Donny Verdian" hasil kreasi Donny Verdian (Terima kasih untuk para pendahulu pencipta ikon, Ardian Sukmaji (2007 - 2008), dan Anjung Sakti (2005)).

    Seluruh tulisan dan isi konten lainnya kecuali "tanggapan" adalah hasil pemikiran Donny Verdian.

    Untuk konten khusus yang saya sadur maupun tayangkan dari tautan luar situs web ini, akan saya cantumkan sumber/pengkreasinya. Ingatkan saya apabila saya lalai akan hal ini. Pemberlakuan copyrights di situs web ini adalah sesuai dengan salinan di sini.