Dan dia datang kembali! Sahabat lama merangkap bekas batur yang kerap menunggui malam-malam sepiku di bekas kantor dulu, sekaligus preman ndeso yang kalau ngomong suka ngotot sampai urat di lehernya bisa berereksi sebesar jari kelingking dengan mata memerah marah…. ladies and gentlemen please welcome, Mr Tunggonono! Yup, dia datang kemarin pagi, memecah keheninganku ketika tengah ... more →
January 2009
Dengan telah bekerja kembali, kurasakan pengalaman kemanusiaanku semakin dipertebal! Aku yang semula di Indonesia bekerja untuk diri sendiri atau setidaknya untuk investor dan sesama kolegaku, sekarang bekerja untuk perusahaan, untuk sebuah keping representasi dari apa yang dinamakan sebagai kapitalis. Di atasku ada seorang manager, dan di atasnya lagi ada CEO lalu Chairman, si pemilik perusahaan. ... more →
Pada mulanya aku ingin mengabarkan kabar baik itu, pertama-tama untuk keluarga orangtua di Indonesia sana. Sudah kuberketik di blackberry dan sudah pula kutambahkan nomer handphone Citra, adikku , Mama dan Papa lalu tinggal memencet “SEND” tapi lalu kuurungkan begitu saja… Lantas kucoba untuk membuka aplikasi Mobile Facebook, masih melalui Blackberry-ku, ingin kutuliskan status di sana ... more →
Aku melihat ada satu hal yang positif, tentang kepercayaan dan kepasrahan kepada Tuhan terhadap masa depan yang kentara pada sosok-sosok yang mau merencanakan untuk memiliki anak. Di jaman yang tak mudah ini, dimana tongkat kayu dan batu ditanam tak lagi jadi tanaman, pertarungan bukan lagi sekedar menjadi kaya atau miskin tapi lebih dari itu menjadi ... more →
Kemarin Sabtu, 10 Januari 2009, berdua bersama Istri, aku menonton pertunjukan film U23D di LG Imax yang terletak di dekat Darling Harbour. Yang menarik dari “bioskop” ini selain karena memiliki layar terbesar di dunia (tinggi: 29.42 dan panjangnya 35.73 meter) adalah konsep tiga dimensi (3D) dimana gambar yang dihadirkan dihasilkan dari dua proyektor yang apabila ... more →
Dengan menebus tiket seharga 50 dollar per orang, aku, istri, Irna, Jaya, Cucu, Rinda, Paul serta Geri beramai-ramai pada 13 Desember 2008 yang lalu menonton pertunjukan “live” Priscilla The Musical di Star City Casino. Priscilla The Musical adalah sebuah drama musikal yang terinspirasi oleh The Adventures of Priscilla, Queen of Deserts – The Movie, sebuah ... more →
Aku ingat betul, beberapa saat sebelum kutinggalkan, Tunggonono, penjaga malam kantor dulu, pada suatu malam berujar begini “Wah, enak ya Bos mau pindah ke Australia! Yang pasti banyak ketemu londho, orangnya kaya-kaya dan… ngga ada gempa lagi!” Aku yang terkadang harus berhati-hati menghadapi pertanyaan maupun pernyataan Tunggonono yang terkadang terkesan tulus tapi tiba-tiba bisa menjadi ... more →
Ada dua hal yang semula kupikirkan tentang apa itu Boxing Day. Yang pertama adalah hari bertinju karena aku menganggap boxing adalah bertinju dan boxer adalah petinjunya. Dan yang kedua adalah hari dimana kita harus mengenakan celana boxer sebagai pengganti celana dalam, satu jenis celana yang aku sendiri tak terlalu banyak mengoleksinya. Well, bersyukurlah karena pada ... more →