April 2009

Aku

Pin Pin Bo, Pintar Pintar Bodo

Tiga bulan sudah aku bekerja di perusahaan ini dan tak ubahnya aku tetap menjadi sosok Pin-Pin-Bo, Pintar-Pintar tapi tetap Bodo Yang membuat Bodo terutama adalah menyangkut Bahasa Inggrisku. Kantorku ini memang isinya bule semua sementara aku adalah satu-satunya Asia, berasal dari negara yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa ibu dan berlidah Jawa. Mereka berbicara, ...more →

29 comments
Cetusan

Menjadi Pelangi

Setelah beberapa hari diguyur hujan, langit monochrome abu-abu berselubung awan dan udara yang seakan tak pernah memberikan pilihan lain selain suhu yang menggigilkan tulang, pagi tadi ketika berjalan menuju bus shelter, kudapati sesuatu yang lain… segaris pelangi tampak di depan sana. Lengkungnya penuh, setengah lingkaran menghubungkan satu daratan ke daratan lainnya di seberangnya. Warnanya, ah ...more →

24 comments
Cetusan

Koruptor Laknat atau Korupsi Laknat?

Beberapa waktu lalu, pada sebuah forum diskusi di internet, sebuah komentar dari seseorang tertulis demikian, “Dasar koruptor laknat! Kalau dunia tak sanggup melaknat, lihatlah nanti di akhirat!” Buru-buru nih, sebelum membaca ke bawah, ijinkan aku bertanya pada kalian, setujukah kalian dengan sikap orang di atas itu tadi? Perlukah kita melaknat koruptor bahkan hingga ke tempat ...more →

27 comments
Aku

Ken Leeee, Bersiap Nonton Konser Air Supply

Coba simak video yang ada di bawah ini: O well! Kita sebagai orang Indonesia semestinya bangga karena ternyata bahasa Inggris kita tak parah-parah amat dibandingkan dengan apa yang terjadi pada ajang “Music Idol” sejenis Indonesian idol-nya Bulgaria, 2008 yang lalu. Adalah Valentina Hasan, kontestan yang dengan sangat pede-nya bilang akan menyanyikan lagu berjudul “Ken Lee”. ...more →

24 comments
Cetusan

Kebohongan yang Melenakan

Beberapa tahun yang lalu, salah satu teman pernah berujar padaku demikian, “Kamu jangan bilang siapa-siapa ya, PLEASE!” “Eh, apa?” “Aku udah nggak perawan sejak awal kuliah!” tentu temanku ini adalah wanita. “Oh, terus?” “Ya, kamu jangan bilang-bilang, pokoknya jangan…” “Bahkan calon suamimu nanti?” Ia hanya tersenyum. “Lalu kenapa kamu omong sama aku?” Ia tersenyum lagi, ...more →

22 comments
Aku

Melancong ke Port Stephens

Libur Paskah kemarin, 10 – 12 April 2009, bersama Istri, Mama Mertua, keluarga Jaya dan Irna, serta keluarga Darell – Cucu dan anak mereka Ben, kami pergi melancong ke Port Stephens, NSW, Australia. Port Stephens adalah sebuah kawasan pantai dan pelabuhan yang pada akhirnya menjadi kawasan tujuan wisata, terletak sekitar 160 kilometer dari pusat kota ...more →

18 comments
Cetusan

O Sri Yesus

O Sri Yesus Sang Penebus Berduri di kepala Luka parah hingga tubuh Penuh berlumur darah Yesus kutanya apa sebabnya Kau panggul salib ke golgota Domba suci dosa kami Kau panggul dipundakMu Rela mati dipukuli Karna cinta padaku (Madah Bakti, O Sri Yesus) Kali ini kusadari, kenapa banyak orang dan kalangan membenci serta merendahkan Yesus yang ...more →

13 comments
Cetusan

Meskipun

Semalam tiba-tiba aku ingat salah satu, oh well katakanlah mottoku dan Joyce ketika masih pacaran dulu, “menjalani hubungan dalam konteks meskipun dan walaupun, bukan dengan andaikan atau seandainya bisa” Maksudnya? Dulu waktu kami pacaran jarak jauh 8 tahun lamanya, keadaan sungguh tidaklah mudah. Oleh karenanya kami tidak mau berpikiran, misalnya “Andai kamu ada di sini ...more →

30 comments
Cetusan

Makan, Hidup dan Bekerja

Orang Besar itu mengajariku untuk makan supaya hidup bukan hidup untuk makan. Makan untuk hidup, dimana hidup adalah pencapaian, tujuan akhir dari tindakan makanan. Hidup untuk makan, adalah state tanpa pencapaian akhir, karena siapa yang sanggup menghentikan nafsu makan seppanjang hidup? Adapun bekerja adalah juga untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Pram bilang kira-kira begini, ...more →

28 comments