Idola Masa Lalu dan Idola Masa yang Akan Berlalu

Anggun C Sasmi

Anggun Cipta Sasmi.
Siapa yang tak menyukainya sejak dulu, sejak kira-kira sepertiga paruh akhir dekade 80-an lalu?
Demikian juga denganku. Aku sangat terpikat pada lincah gayanya, lengkingan suara dan pesona wajahnya.
Bahkan saking sukanya, setelah mendapatkan alamat fans club dari sebuah tabloid, akupun berkirim surat padanya.

“Apakabar Lady rocker!” demikian kalimat pertama dalam surat yang kutuliskan dulu…
Waktu itu aku masih kelas 4 SD dan harapan untuk mendapatkan surat balasan beserta fotonya adalah sesuatu yang kalau dirasa saat ini adalah satu hal yang barangkali berlebihan…

Seminggu terlewat dan dua minggu kemudian datanglah sepucuk surat yang pada punggung amplopnya tertulis “From: Anggun C Sasmi!”
Secarik surat balasan yang memikat dan…. ah, selembar foto diri lengkap tanda tangan di belakangnya membuatku riang ria sekaligus merengek pada Mama minta dibelikan photo frame untuk membingkainya.

Lima tahun yang lampau, enam belas tahun sesudah aku tak pernah bisa melepaskan pandang dari fotonya pada malam menjelang tidur, Anggun telah meng-internasional.
Ia tampak lebih anggun dari Anggun yang dulu. Tak ada lagi topi baret serta vest yang menjadi trade marknya dulu meski gigi gingsulnya itu ya masih dipelihara, tampaknya ia tahu betul bahwa itulah salah satu dari sekian daya tariknya.
Aku menemuinya di sebuah hotel terkemuka di Jogja bukan antara bintang yang didatangi penggemar tapi lebih pada antara seorang bintang yang perlu di-media-kan, tak lebih.

Sepulang dari situ, kolegaku bertanya,
“Kamu dulu katanya mengidolakannya?”
“Iya!” jawabku.
“Sekarang?” tanyanya.
“Ah, biasa! Aku lebih mengidolakan U2 seperti yang kau tahu!” jawabku.

Kalau mau mengatasnamakan kecantikan, Anggun adalah wanita yang nyaris sempurna untuk tetap diidolakan dengan tubuh yang menjulang, lekuk pinggang nan seksi, mata yang tajam, rambut yang aduhai panjang nan mengkilat serta warna kulit yang njawani nan temaram itu.
Soal suara juga boleh diadu! Hey jangan salah, sampai sekarang pun lagu Mimpi-nya masih menyisakan dua tempat di iPodku, satu yang versi lawas dan satu lagi yang versi barunya yang orkestra itu!

Tapi, berpikir soal pengidolaan sepertinya bukan menyoal bagus tidaknya, bukan pula soal cantik buruknya saja.
Pengidolaan lebih menyoal pada “sreg” nya, pada “resam” keseluruhan sang idola yang dipertemukan dengan suasana hati “pengidola” pada paruh periode tertentu.
Pengidolaan terhadap seseorang barangkali juga bisa terjadi karena keterbatasan pengetahuan terhadap orang-orang lainnya, selain yang diidolakan tentu saja. Bayangkan kalau waktu itu aku tidak terbatas tahu pada Anggun C Sasmi, Nicky Astria dan Deddy Dores, barangkali aku sudah mengidolakan “yang lain” dan barangkali “lebih” dari itu semua, bukan?

Yoga Prasetya

Yoga prasetya.
Pemuda Tuban, saat ini duduk di kelas 2 SMP yang merasa sangat bersyukur mengenal Facebook dan Internet.
Melalui perpaduan teknologi keduanya akhirnya ia bisa berkirim pesan pada seseorang yang bukunya ia beli dan kagumi sejak tiga tahun lalu.

Ia berkata-kata melalui tulisan seperti layaknya pemuda seusianya yang meledak-ledak penuh emosi.
Begini,


Dulu waktu ada pameran buku gramedia di tuban aku lht buku mas! tak lihat di sampulnya bagus judul, gambar, dll. ya tak beli?! critanya lucu waktu mw beli!


sore! aku ke pameran, dan ketemu buku mas, tp uangku kurang?????? jd nuku mas tak selempitkan/sembunyikan di bagian paling bawah! malamnya aku g bisa tdr krn penasaran mw bli bukunya! akhirnya bsk tiba dan plg sekolah aku kebut sepedaku ke pameran dan tak cari AKHIRNYA KETEMU JUGA! DA AKU SENANG SEKALI!

Ia mengagumiku karena bukuku, Detik-detik Menghempas, dan aku kagum dibuat oleh rasa kagumnya itu.
Meski kuyakin kekagumannya itu hanyalah akan seumur jagung karena ketika ia sudah lebih beranjak dewasa dan menemukan tempat tambatan pengidolaan yang lebih, ia akan hinggap ke sana dan menyisakan tapak-tapak saja padaku. Bukuku pun barangkali juga tak kan disentuhnya lagi dan menjadi satu dari kenangan masa kecilnya, seperti kenanganku terhadap Anggun Cipta Sasmi.

Barangkali, dalam hal ini kalian memandang skeptis terhadapku, terlalu berendah diri dan tidak memiliki keyakinan diri yang berlebih seperti biasanya…

Tapi ini bukan perkara itu! Dan, inipun bukan perkaraku sebenarnya!

Ini perkara pribadi si Yoga Prasetya yang coba kutransformasikan ke dalam sejarah masa laluku. Ini perkara karena aku telah lebih dahulu hidup ketimbang Yoga dan pernah merasakan apa yang ia rasakan saat ini terhadapku sama halnya yang pernah kurasakan antara aku terhadap Anggun Cipta Sasmi, idolaku dulu.

Yoga, seperti janjiku kepadamu, tulisan ini untukmu :)

Foto Anggun C Sasmi diambil dari sini., foto Yoga Prasetya di-capture dari halaman profil Facebooknya.

Post to Twitter Post to Delicious Post to Digg Post to Facebook

This entry was posted in Permenungan. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

28 Comments

  1. Posted June 23, 2009 at 6:44 pm | Permalink

    kekaguman seseorang akan diingat terus :mrgreen:

    blognya bagus banget mas . pengen deh

    • DV
      Posted June 23, 2009 at 6:44 pm | Permalink

      Sengsu.. eh Tengkyu :)

  2. Posted June 23, 2009 at 8:13 pm | Permalink

    wah, ada yang mengidolakan njenengan ya mas? menurutku wajar kok mas: idola, mengidolakan, dan diidolakan.
    ketiga hal itu sangatlah wajar dan manusiawi.

    • DV
      Posted June 23, 2009 at 8:13 pm | Permalink

      Hehehehe, wajar sih wajar… aku nggak mengulas soal kewajarannya tapi soal, apa yang dialami si Yoga adalah apa yang kualami dulu :)

  3. Posted June 23, 2009 at 8:48 pm | Permalink

    suiiittt suitttt
    kapan bikin jumpa fans pak :)

    • DV
      Posted June 23, 2009 at 8:48 pm | Permalink

      Ealah, ya belum pantes tho Bu.. lha wong cuma ecek-ecek gini lho lha kok ndhadhak bikin ide jumpa fans aja.

      Tapi Anda jadi sekretaris fans club saya mau? Hahahah

      DV Community :) )

  4. Posted June 23, 2009 at 9:34 pm | Permalink

    mau ikutan DV fans club donk mas Don, eikeu fans lawas nih heheheu

    • DV
      Posted June 23, 2009 at 9:34 pm | Permalink

      Halah! Yang ada malah aku yang jadi pengagum chickenstripsmu.

      Pakabar?:)
      Aku rindu blogmu yang dulu.. :)

  5. Posted June 23, 2009 at 9:46 pm | Permalink

    what? jadi itu bukumu tho Don…?
    aku sempat membaca sekilas buku itu di pameran beberapa waktu dulu. tapi, karena fokusku pada buku2 referensi penelitian, maka buku itu aku lihat sepintas saja…
    ouw… ternyata, aku salah besar!
    nanti aku coba mengais-ngaisnya lagi di pusat perkulakan buku di jogja. semoga masih ada…

    soal idola… aku setuju kalau itu memang sifatnya sementara. tapi, bila sang idola terus menelurkan karya tanpa henti, bisa jadi akan permanen…

    hmmm… antara DM dan DV siapa yg kuidolakan ya?
    *ditendang kangguru*

    • DV
      Posted June 23, 2009 at 9:46 pm | Permalink

      Walah… mbandingin kok antara gunung dan rumput? Ya jelas nggak berimbang Uda :)

  6. Posted June 23, 2009 at 10:45 pm | Permalink

    perkara fans memang kdg menyenangkan. tp bs jg bikin kesel lo…. hehe. kowe wis tau kenal fans sing nyebelin po rung? nek seleb sejati kudune wis tau ;) haha!

    • DV
      Posted June 23, 2009 at 10:45 pm | Permalink

      Durung tau jhe, soale kowe yo ora terhitung sebagai fans sing bikin kesel sih hahahah!

  7. Posted June 23, 2009 at 10:51 pm | Permalink

    Nama depannya Anggun C. Sasmi sama dengan nama depan saya, sayangnya beda nasib :mrgreen:

  8. Posted June 23, 2009 at 11:24 pm | Permalink

    Hmm…Hmm….
    fans saingan mulai bermunculan….

    *Mark David Chapman Mode:ON *

    • DV
      Posted June 23, 2009 at 11:24 pm | Permalink

      Haiyah.. ini meneh melu-melu :) Hahahha!

  9. Chandra
    Posted June 24, 2009 at 12:44 am | Permalink

    Ehm..ehm..foto plus tanda tangan ya mas, bungkus satu, ke Blacktown.. :p

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 12:44 am | Permalink

      Halah, ini juga… ikut-ikut saja… mau foto dan tanda tangan? Ikut ke Castle Hill aja hahahah!

  10. Posted June 24, 2009 at 2:00 am | Permalink

    Wah… jangan.. Ntar terjadi penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan Don. Waktu acara jumpa fans atau di community-mu malah aku yang promosiin aku sendiri wakakakakka… Aku sih senang-senang aja =)) =))
    *kabur*

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 2:00 am | Permalink

      Halah.. lha emang yang lebih pantes punya fans itu kamu jhe…bukan akyu :)

  11. Posted June 24, 2009 at 2:01 am | Permalink

    Koq gue merinding ya bacanya…
    Nice mas ! menghargai penggemar :)

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 2:01 am | Permalink

      Hehehe makasih… pake jacket biar nggak merinding.. kedinginan kan?

  12. Posted June 24, 2009 at 2:37 am | Permalink

    Woooh !! Jadi Donny Verdian itu sudah nulis buku to? Halah, paling postingan iki mbok gawe mung padune arep umuk nek wis nulis buku to? Hayo ngaku wae …. qiqiqiqi … (*diajar Donny nganggo gebuk kasur*)

    Yo wis, sesuk tak ngobrak-abrik Gramed, nggoleki “Detik-Detik Menghempas”. Mugo-mugo aku ora melu terhempas, ndhak lara …. :-D

    Aku tak ndaftar dadi fansmu Don.

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 2:37 am | Permalink

      Halah… nyari buku saya di Gramedia udah ngga ada Bu :) Njenengan nek arep ndaftar dadi fansku kutolak soale akune malah isin :)

  13. Posted June 24, 2009 at 2:44 am | Permalink

    beruntunglah mas yg punya idola. saya ini malah gak punya idola sama sekali. Semua saya perlakukan sama saja. suka saat melihat, habis itu ya sudah.

    untuk anggun, saya malah lebih suka dia yg sekarang. :)

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 2:44 am | Permalink

      Heheh makasih kunjungannya, Mas :) Salam kenal

  14. Posted June 24, 2009 at 6:19 am | Permalink

    wah…nulis buku juga? hebat mas….keren… msh ada di toko buku kah ?

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 6:19 am | Permalink

      Wah biasa aja Mas..:)
      Bukunya udah ngga dijual di toko buku lagi barangkali…

  15. Posted June 24, 2009 at 2:46 pm | Permalink

    Yang mau kutanya, berapa anggota cewe manis yang mengejarmu di DVFC? Supaya bisa kubandingkan dengan DMFC hihihi.

    HHmmm aku udah tahu ttg Detik-detik Menghempas (Inget kamu koment soal gempa yang kutulis di blog), tapi belum punya. Musti cari di mana supaya bisa punya? (Syukur-syukur kalo ada tanda tangan sang penulis sekalian gitu).

    EM

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 2:46 pm | Permalink

      Wah, kamu kayak uda vizon, ya jelas ngga bisa diperbandingkan lah..:)
      Aku sendiri tak bisa menjawab tentang keberadaan bukuku itu, terakhir waktu aku masih tinggal di Jogja aku sudah tak bisa menemukan lagi di toko buku-toko buku karena habis. :)

      Aku sedang mengusahakan menulis ulang semuanya dalam versi online…

      Doakan saja …

  16. Posted June 24, 2009 at 5:49 pm | Permalink

    Pengidolaan itu masalah sreg … eh kalo dipikir-pikir bener juga yaa hehehe …
    tapi maaf saya ndak mengidolakan sampeyan mas hihihi ..

    *jadi penasaran …
    omah emakne Zia yang di Wedi ada foto nya juga ndak Mas?

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 5:49 pm | Permalink

      wah, ketoke nggak ada Mas, aku nggak thruthusan mrono jhe saat itu :)

  17. Posted June 24, 2009 at 7:26 pm | Permalink

    Aku dah jadi fansmu tho ..??
    Hehee,, malah melu-melu ..
    Ora Mas, ki tenanan :)

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 7:26 pm | Permalink

      Lha udah apa belum? Namaku udah ditattoo di lengan kananmu opo dhurung?

      Walah, aku malah ngajari kowe nggali :)

  18. Posted June 24, 2009 at 8:00 pm | Permalink

    weh cah tuban yo… berarti ono 2 seng mengidolakan dirumu teko tuban mas… jiakakakak

    • DV
      Posted June 24, 2009 at 8:00 pm | Permalink

      Lha kupikir Yoga kuwi panjenengan jhe :)

  19. Posted June 25, 2009 at 1:36 am | Permalink

    jia….udah nulis buku to mas…mantap bener..bagi bagi dong…

    • DV
      Posted June 25, 2009 at 1:36 am | Permalink

      Ah Mas, masi nubie kok saya itu

  20. Posted June 25, 2009 at 3:00 am | Permalink

    Aku ga tau apakah aku mengidolakanmu atau tidak.

    Yang jelas aku suka sekali dengan Web mu ini Don. Ide2 tulisan yang segar, cara bertuturmu yang lugas, mengalir bebas membuat web ini ngangeni untuk dikunjungi. Yaah..walaupun aku masih sering terkaget-kaget kalo nemu PISUHANmu!!

    • DV
      Posted June 25, 2009 at 3:00 am | Permalink

      Makasih, Riris untuk kejujuranmu hihihi…
      Btw, pisuhan adalah satu yang melekat dariku, barangkali tanpa pisuhan aku tak bisa sesegar ini hahaha

  21. Posted June 25, 2009 at 6:05 am | Permalink

    yang aku jadiin idola blog mu aja ya mas :D …hehehehe…cie cie…yang dapet fans :D

    • DV
      Posted June 25, 2009 at 6:05 am | Permalink

      Hahahaha, kamu ndak usah malu-malu kalau pengen mengidolakanku juga ndak papa kok :) Hahahaha!

  22. Posted June 25, 2009 at 11:27 am | Permalink

    hmmmm… ternyata mas donny sempat mengidolakan anggun, hehe …. dan ternyata berimbas pada mas donny yang ternyata juga punya fans tersendiri, hehe …. sebuah dinamika hidup yang menarik.

    • DV
      Posted June 25, 2009 at 11:27 am | Permalink

      Hehehe, wah kalo fansnya Pak Sawali pasti jauh lebih banyak sekali ya..:)

  23. Posted June 25, 2009 at 10:08 pm | Permalink

    wah.. tersesat kesini mas.. tp gak pa2 deh berlama-lama disini.. hehe

    salaman dulu mas.. :)

    idola dan yang diidolakan…
    seperti dejavu kah rasanya..? :D

    • DV
      Posted June 25, 2009 at 10:08 pm | Permalink

      Hehehe, salam kenal juga..
      Dejavu? Apaan itu :)

  24. Posted June 25, 2009 at 11:07 pm | Permalink

    owalah..
    ternyata seorang penulis!
    sepertinya ketika itu saya masih belum mengerti musik (masih balita) ketika anggun c sasmi tenar..
    btw postingan ini manis sekali.. yoga pasti senang.. :)

    • DV
      Posted June 25, 2009 at 11:07 pm | Permalink

      Bukan.. saya pengetik :)
      Nggak lah, Narpen.. aku masih sangat nubie untuk disebut sebagai penulis :)

  25. Posted June 26, 2009 at 10:58 am | Permalink

    Soal sajian analisis lagu saya penggemar Mas DV

    • DV
      Posted June 26, 2009 at 10:58 am | Permalink

      Makasih Pak hehehe

  26. Posted June 28, 2009 at 9:50 am | Permalink

    Nek ditatto sih dhurung.
    Mung aku ngerti sing jenenge Donny Verdian ki kowe,, hohoo …

    • DV
      Posted June 28, 2009 at 9:50 am | Permalink

      Hahahaha..:)
      Ok kita buktikan nanti nek ketemuan di Amplaz. Njajal aku mau lihat kamu bisa nebak aku apa nggak :)

  27. Posted June 28, 2009 at 9:21 pm | Permalink

    Don,
    Ket ndhisik aku wis weruh bukumu kuwi. Wis nggoleki nang toko buku tapi urung ketemu. Dudu Malka yo sing nerbitke?

    Asli lho tulisanmu iki apik…
    Aku njaluk tandatanganmu yo nek bali February mengko :)

    • DV
      Posted June 28, 2009 at 9:21 pm | Permalink

      Halah… tanda tangan, kayak apa saja :)

  28. Posted June 28, 2009 at 10:26 pm | Permalink

    Don, aku tak tahu engkau pernah menulis buku, dimana carinya. Mau juga dong…

    Yoga, kalau ketemu bukunya Donny, titip satu ya…

    Saya percaya engkau juga punya bakat menulis Don, melihat isi blogmu ini, tulisanmu sering membuat orang ingin merenung, terlihat santai, namun dalam maknanya.

    • DV
      Posted June 28, 2009 at 10:26 pm | Permalink

      Halah, ibu berlebihan lagi :)
      Saya ini masih dangkal, Bu…. makanya kalau ngeliat tangan saya belepotan jangan ragu menebak, saya memang lagi terus menggali :)

      Doakan saya…

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Versi Beta

    Situs web ini akan selalu dalam tahap pengembangan sejak dipublikasikan pertama kali pada 20 Desember 2007.

    Ikon manusia "Donny Verdian" hasil kreasi Donny Verdian (Terima kasih untuk para pendahulu pencipta ikon, Ardian Sukmaji (2007 - 2008), dan Anjung Sakti (2005)).

    Seluruh tulisan dan isi konten lainnya kecuali "tanggapan" adalah hasil pemikiran Donny Verdian.

    Untuk konten khusus yang saya sadur maupun tayangkan dari tautan luar situs web ini, akan saya cantumkan sumber/pengkreasinya. Ingatkan saya apabila saya lalai akan hal ini. Pemberlakuan copyrights di situs web ini adalah sesuai dengan salinan di sini.