Nirmana
Tulisan ini adalah rangkaian dari serial tulisan ‘Hikayat Tattoo’. Untuk menyimak selengkapnya, klik di sini. Juni 2003. Pembuatan tattoo yang ketiga adalah pengalaman yang sangat berharga. Letaknya di bawah betis, mata kaki hingga sedikit menutupi punggung telapak kaki kanan. Kukatakan berharga karena pada fase ini aku menemui kenyataan bahwa sakitnya ditattoo di daerah itu adalah ...more →
Cetusan
Hidup ini memerlukan jeda seperti halnya surat cinta membutuhkan spasi. Bayangkanlah Bidun, seorang jejaka tanggung yang sedang gandrung dengan Pembayun, gadis anak tetangga yang usianya tiga tahun lebih muda darinya. Karena merasa dirinya pujangga, surat cinta dengan setumpuk kata mesra adalah andalan Bidun untuk menumpahkan perasaannya kepada sang inceran hati sekaligus meluluhlantakkannya. Setidaknya, seminggu dua ...more →