Dua tahun silam, sekitar seminggu sebelum aku pindah ke Australia, kegiatan yang paling banyak menyita waktu dan perhatian adalah berpamitan dengan rekan serta handai taulan. Salah satu yang kami temui waktu itu adalah Alin, teman lama yang anggaplah bernama demikian. Lima tahun sudah aku tak pernah bertemu dengannya dan selama itu pula aku telah ketinggalan ... more →
May 2010
Bagaimana persiapan kalian dalam menyambut Piala Dunia 2010 yang akan dimulai Juni nanti? Sudahkah menyiapkan kostum sepakbola tim andalan untuk dipakai saat acara nonton bareng? Sudah booking tempat paling asyik untuk acara nonton bareng bareng teman dan pacar? Atau, jangan-jangan kamu malah sudah menyiapkan tiket untuk nonton langsung di Afrika Selatan sana? Wah, asik bener kalau beneran gitu! ... more →
Aku percaya bahwa dalam setiap hal yang menjadi keputusan di dunia ini, harus selalu ada alasan yang logis dibaliknya atau setidaknya, bisa didekati dengan pendekatan logika hingga kita tahu kenapa keputusan tersebut pada akhirnya ada. Beberapa waktu lalu, melalui sebuah surat elektronik, aku mendapat tawaran kerja di sebuah perusahaan yang tak pernah kuduga sebelumnya akan ... more →
Happy dan Not happy/Unhappy adalah dua hal yang sangat menentukan apakah satu relasi antar manusia di negara ini berjalan dengan baik atau tidak. Pada saat kamu diterima kerja, pertanyaan yang akan muncul pertama kali dari bos kantor yang merekrutmu adalah “Are you happy to work with me (and the salary as well)?” Kalau kita gamang ... more →
Berterimakasihlah pada China! Karena, sedemikian murah dan cekatannya tenaga kerja di negeri itu, maka kita bisa mengenakan pakaian bagus dengan harga terjangkau. Awal 2000-an lalu, aku masih begitu alergi setiap belanja pakaian dan melihat dibalik tag name nya atau di bungkus produknya tertera tulisan “Made in China”. Bukannya berlebihan, tapi waktu itu tendensi barang bagus ... more →
Barangkali aku salah, tapi tampaknya setiap persoalan yang muncul di dunia ini memiliki satu pola sebab yang sama yaitu pertambahan populasi orang yang semakin banyak berakibat pada semakin banyaknya kebutuhan. Sementara itu, sarana-sarana pemenuhannya tak bertambah secepat pertambahan populasi atau bahkan sebaliknya, menyusut dan tak bisa diperbaharui lagi.... more →
Pernah suatu waktu ketika SMP dulu, seorang teman sekelas menganggapku sombong hanya karena aku tak menyapanya pada sebuah perjumpaan di suatu sore di trotoar jalan dekat rumahku. Aku sendiri awalnya bingung karena mana mungkin aku bertingkah demikian sedangkan dia adalah teman baikku, ini jelas bukan tabiatku! “Iya! Waktu itu aku naik mobil bareng Papaku dan aku ... more →