Berbahagialah yang bekerja

Berbahagialah mereka yang bekerja.

Lebih berbahagia lagi bagi mereka yang bekerja pada bidang yang sama dengan hobinya.

Meski pada akhirnya, kebanyakan, hobi tersebut akan terafeksi karena kita mengerjakannya dengan embel-embel ‘harus’ tapi setidaknya ada masa untuk menikmati kesinambungan antara kerja dan hobi; kewajiban dan kesenangan; menyenangkan!

Berbahagialah mereka yang bekerja pada bidang yang sama dengan ilmu yang ia pelajari sebelumnya.

Terlepas apakah ilmu itu disukai atau tidak tapi toh ia telah memiliki landasan kokoh tentang apa yang harus dikerjakan menurut ukuran yang benar.

Berbahagialah mereka yang bekerja pada bidang yang barangkali bukan hobi juga bukan bagian implementasi ilmu yang ia kuasai, tapi setidaknya ia tak membenci pekerjaan itu.

Konon, menimbulkan rasa suka itu tinggal membuang jauh-jauh rasa benci, mendirikan tembok kokoh untuk menangkalnya masuk dan melakukan pekerjaan seikhlas hati. Hanya dengan itulah pot-pot bunga berlabel “rasa suka” akan tumbuh dan mekar berseri meski butuh waktu memang.

Berbahagialah mereka yang bekerja meski ia membenci pekerjaan itu,

karena sebelum akhirnya memutuskan keluar dari pekerjaannya itu, suka tak suka ia harus mengakui bahwa berkat Tuhan telah mengalir begitu deras justru dari sesuatu yang ia benci?

Berbahagialah mereka yang belum bekerja, namun memiliki hobi yang menyenangkan banyak orang.

Karena yang dibutuhkan tinggal dua hal, kesempatan dan niat untuk tidak mengubah namun lebih memfungsikan hobi itu untuk menghidupi diri. Setidaknya, kalian tak perlu memikirkan motivasi karena kembali ke perkara sebelumnya, siapa yang tak suka melakukan hobi … dan dibayar?

Berbahagialah mereka yang belum bekerja, namun memiliki ilmu yang siap digunakan untuk bekerja.

Karena yang dibutuhkan tinggal kobaran niat yang tak gampang padam untuk mencari kerja dan menjaga supaya ilmu itu tak menghablur dari celah-celah dinding tengkorak atau kehilangan tempat untuk hal-hal yang tak terlalu penting yang baru masuk ke otak. Lalu landasi semua itu dengan doa and we’ll see how it goes…

Tapi, berbahagialah kita, aku dan kalian semua yang mampu mencemooh mereka yang tidak bekerja justru karena tidak memiliki sedikitpun semangat untuk bekerja.

Karena kalangan yang seperti itu, adalah kalangan yang memang harus terkalahkan bukan oleh karena keberingasan dunia dan cemoohan kita, tapi justru oleh karena kemalasan mereka sendiri.

16 komentar… add one

  • zee 31 January 2011

    Don.
    Aku kerja bukan di bidang yang aku inginkan. Tapi aku tidak pernah mau mengeluh. Kalaupun sekali saja aku mengeluh, aku akan minta maaf pada Tuhan dan kembali semangat bekerja.
    Buatku, selama kita masih dibayar perusahaan, tidak sepatutnya kebanyakan komplen. Kan simpel saja, kalau tidak suka, silahkan keluar, tidak usah merepet sana merepet sini, karena bisa bikin atmosfir tidak sehat di antara teman2…
    Syukurlah aku termasuk yang berbahagia, Don. :)

  • sawali tuhusetya 31 January 2011

    hobi dan pekerjaan agaknya menjadi dua sudut yang saling terkait, mas don. namun, dalam situasi seperti sekarang, hidup di zaman yang serba susah, agaknya tdk mudah mendapatkan pekerjaan yang bener2 klop dengan hobi.

  • ignaz 1 February 2011

    Wah, kayaknya kamu terinspirasi dengan sepuluh sabda bahagia nih dab ?
    berbahagialah kamu yang bisa membahagiakan orang lain…
    AMDG

  • Sungkowoastro 2 February 2011

    Dan tentu berbahagialah yang bekerja karena pekerjaannya itu membikin orang lain juga merasa teberkati, Om.
    Salam kekerabatan.

  • Yoga 2 February 2011

    dan bahagialah….

    :)

  • krismariana 3 February 2011

    berbahagialah yang bekerja, dan gajinya tidak pernah telat dibayarkan dan tidak dipotong sana-sini… :D

  • edratna 3 February 2011

    Berbahagialah, dimanapun engkau sedang berada…baik di posisi menyenangkan maupun tak menyenangkan. Segala sesuatu jika dinikmati, dan ikhlas menjalaninya, akan terasa mudah.

  • hitamputih 3 February 2011

    suka tidak suka,bidangnya atau bukan…itulah jalan yang diberi Tuhan untuk menerima rizkinya

  • Ceritaeka 4 February 2011

    Tulisan ini curhat terselubungkah Don?
    *ngacir

    • Donny Verdian 4 February 2011

      Ngga juga ah.. Aku saat ini bekerja di sebuah perusahaan yang lumayan besar di bidang yang menjadi hobiku hehehe

  • Suke Semarang 6 February 2011

    Terus terang aku bingung masuk kategori yang mana…
    mungkin masuk kategori nganggur kali, tapi punya ilmu yang siap untuk kerja, dan sedang ngerjakan sesuatu yang bentar lagi mungkn bisa menjadi something great…
    semoga…

  • imadewira 7 February 2011

    Berbahagialah mereka yang bahagia dengan pekerjaan dan hasil yang dia dapat dari pekerjaannya.

  • Penulis Cemen 10 February 2011

    saya jadi bingung, yang paling bahagia yang mana?

  • Febry 10 February 2011

    Hahaha… aku agak tersungging neh… hehe… ga becanda. aku kerja dilain bidangku dab, tapi aku menikmati banget pekerjaanku sekarang. Seperti yg kamu bilang tadi tentang dasar yang kokoh, menurutku untuk membuatnya semua terkait keinginan yang kuat aja untuk bisa menguasai bidang baru yang kita sukai. Dan menurutku juga, apapun itu semua kembali pada apa yg menjadi tujuan hidup kita. Sukses dengan cara baik dimata Tuhan dan manusia!! :) Yo rak dab?

  • Yessi 11 February 2011

    aku bahagia kerja di perusahaan Belanda, sapa tau suatu hari bisa jadi jalan untuk bisa mengunjungi Belanda :)

Tulis komentarmu

Postingan selanjutnya:

Postingan sebelumnya: