Tulisan ini adalah tulisan keenam dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Category Archives: Aku
Hikayat Tattoo (5), El Shaddai
Tulisan ini adalah tulisan kelima dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Hikayat Tattoo (4), Aku duwe konsep!
Tulisan ini adalah tulisan keempat dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Hikayat Tattoo (3), sakit yang tak terperikan
Tulisan ini adalah tulisan ketiga dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Hikayat Tattoo (2), sejarah yang berkelanjutan
Tulisan ini adalah tulisan kedua dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk mencintai, pelajaran untuk tidak menyesal
Orang-orang yang memutuskan untuk bertattoo, biasanya sudah memiliki konsep sejak awal sebelum tinta ditorehkan ke kulitnya, akan tetapi tujuh tahun silam, ketika pertama kali aku ditattoo, tidaklah demikian. Bisa dibilang aku tak punya konsep apalagi hal-hal berbau filosofis yang biasanya read more here!
Pak, Bapak
Kalau dibilang sedang lesu menulis ya sebenarnya tidak karena di GoogleDocs aku masih menyisakan beberapa tulisan siap tayang untuk beberapa pekan depan. Yang lebih tepat untuk dianggap terkait dengan ‘absen’ postingan hari rabu kemarin adalah karena pikiran dan kehendakku sedang read more here!
Pertengkaran Bahasa
Menulis romantis dan mendayu-dayu itu seperti halnya gula-gula, awalnya berasa luar biasa, tapi terlalu banyak berakibat memuakkan. Oleh karenanya, menyambut ulang tahun pernikahan yang pertama yang jatuh pada 18 Oktober 2009 kemarin, aku berpikir untuk membuang beberapa draft tulisan romantis read more here!
List 302 Gempa Susulan di Facebook
Gempa yang mengguncang Tasikmalaya dan sekitarnya pada Rabu, 2 September 2009 pukul 14.55 (atau 14.57 sih yang benar?) WIB kemarin amatlah memilukan hati. Secara pribadi, aku turut berduka dan berbela sungkawa untuk bencana itu. Akan tetapi, beda di Tasikmalaya, beda pula dengan apa yang read more here!
Aku, Donny Verdian. Beberapa memanggilku sebagai DV :)
Lelaki Indonesia, beranak-istri, bermukim di Australia.

Tentang Piala Dunia
Bagaimana persiapan kalian dalam menyambut Piala Dunia 2010 yang akan dimulai Juni nanti? Sudahkah menyiapkan kostum sepakbola tim andalan untuk dipakai saat acara nonton bareng? Sudah booking tempat paling asyik untuk acara nonton bareng bareng teman dan pacar? Atau, jangan-jangan kamu malah read more here!