Sikap inferior terhadap bangsa lain tampak sangat nyata ketika misalnya suatu waktu kita mendapati ada karya seni anak bangsa yang terdengar/terlihat ‘mirip’ atau bahkan ‘sama betul’ dengan karya dari luar negeri. Biasanya sih komentar yang keluar seperti ini, “Nah! Ketahuan kan! Ternyata artis kita ngejiplak karya luar negeri!” Atau mau yang lebih nylekit lagi, “Tau ... more →
Dapat istilah ini…
dari Paman Tyo yang kesohor itu, lalu karena bagus kupakailah istilah “Nirmana” ini di sini. Arti sesungguhnya, sungguh-sungguh aku tak tahu tapi aku mengandaikan dari bunyinya, “Nirmana” berarti sesuatu yang kudapat dari inderaku lalu kulepaskan lagi dalam jalur kata-kata. Ya, semacam liputan atau tanggapan atau apapun yang pokoknya umpan tulisannya nyata dan jelas adanya.
Minggu pagi adalah waktunya untuk bermalas-malasan. Bahkan sekadar untuk bangun dari tidur pun, kadang kita perlu memicingkan mata untuk mencari remah-remahnya yang tersisa di atas sprei kasur kita lalu mencomotnya untuk menghidupi hari. Sama halnya dengan banyak minggu pagi lainnya, pagi itu akupun bermalas-malasan meski itu hanya untuk sekadar keluar rumah mencari makan. Setelah sekian ... more →
Seorang teman dulu pernah bercerita kepadaku betapa ia membenci kaum homoseksual. Alasannya simple, risih. “Lha kalau kamu risih, ya jangan deket-deket lah!” sergahku. “Tapi meski demikian masih kepikiran, Don!” “Lah, itu salah kamu sendiri kenapa kepikiran! Atau jangan-jangan kamu naksir?” “Ihhhh!” Seorang teman dulu juga pernah bercerita kepadaku betapa ia benci karena dibenci orang lain ... more →
Bagiku, Bramantyo Prijosusilo adalah preman yang sesungguhnya! Mereka yang mengeroyok itu hanya preman-premanan, karena kalau preman sejati tentu tak main keroyokan, banci! Dan, ya… Mas Bram sepakat denganku untuk menyebut mereka banci. “Kena tonyo… ning tonyo banci… ora lara (kena pukul, tapi pukulan banci, nggak sakit – jawa),” begitu jawabnya ketika kutanya apakah dia kena ... more →
Jadi ceritanya, menurut majalah Economist, Sydney ditempatkan pada posisi ke-6 sebagai kota paling nyaman untuk ditinggali di dunia per laporan Agustus 2011. Adapun urutan komplit sepuluh besarnya adalah: Melbourne (Australia), diikuti oleh Vienna (Austria), Vancouver (Canada), Toronto (Canada) , Calgary (Canada), sementara setelah Sydney ada Helsinki (Finlandia), Perth (Australia), Adelaide (Australia) serta Auckland (New Zealand). ... more →
Persoalan bahasa sebenarnya bukan kendala utama ketika kamu memutuskan untuk pindah ke suatu tempat di luar negeri yang menggunakan bahasa yang berbeda dari yang kau gunakan sebelumnya. Katakanlah kita pindah ke negeri yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa resminya, berkat globalisasi, sekian puluh persen materi bahasa yang harus kita pelajari telah kalian dapat entah itu ... more →





