Definisi ‘membawakan acara’ sepertinya perlu mendapatkan tinjauan ulang terlebih setelah apa yang kurasakan ternyata juga menjadi concern bagi sebagian orang lain yang kutanya tentang “Ada yang merasa terganggu nggak dengan model guyonan dan cara membawakan acara beberapa artis di acara musik harian di sebuah stasiun televisi?” Kebanyakan mengungkapkan keberatannya dan merasakan gangguan yang tak menyenangkan ... more →
Dapat istilah ini…
dari Paman Tyo yang kesohor itu, lalu karena bagus kupakailah istilah “Nirmana” ini di sini. Arti sesungguhnya, sungguh-sungguh aku tak tahu tapi aku mengandaikan dari bunyinya, “Nirmana” berarti sesuatu yang kudapat dari inderaku lalu kulepaskan lagi dalam jalur kata-kata. Ya, semacam liputan atau tanggapan atau apapun yang pokoknya umpan tulisannya nyata dan jelas adanya.
Untuk menjadi yang tak terlupakan, sebenarnya kita tak perlu menjadi yang pertama dan tak perlu pula jadi yang terbesar. Yang diperlukan praktis hanya bagaimana kita mampu meninggalkan kesan yang mendalam, tentu dalam arti yang positif. Tak percaya? Beberapa ‘brand’ di bawah ini adalah contohnya. Saking tak terlupakannya, mereka bahkan berhasil menggeser istilah ragam produk menjadi ... more →
Agent of change. Semula istilah itu hanya ‘milik’ disiplin ilmu Manajemen dan mengacu pada mereka yang melaksanakan change management. Change management sendiri, oleh Jeff Hiatt dan Tim Creasey, di situs ini diartikan sebagai “Change management is the process, tools and techniques to manage the people-side of business change to achieve the required business outcome, and ... more →
Kalian tahu BORDERS? Raksasa global retailer buku Amerika Serikat yang dinyatakan bankrupt beberapa waktu silam? Aku bersyukur sekaligus ngelus dada karena menjadi saksi bagaimana tutupnya salah satu outletnya di mall tak jauh dari kantor sini. Boleh dibilang proses tutupnya sangat tragis, mulai dari pengumuman kecil di atas kertas putih memuat pengumuman bahwa member BORDERS tak ... more →
Sebenarnya tulisan ini tak kurencanakan terbit hari ini, bahkan baru kuadakan tadi pagi. Ide cetusan tulisan ini muncul sesaat usai aku menyaksikan bagaimana timnas sepakbola kita lagi-lagi belum mampu membayar tunai rasa bangga kita terhadapnya. Menyedihkan memang, karena alih-alih menang, Selasa malam lalu dua kali gawang yang dijaga Markus Horizon tembus oleh pemain-pemain Bahrain, kesebelasan ... more →
Aku rindu suasana hening sesaat setelah muadzin usai mengumandangkan maghrib di akhir Ramadhan. Hening yang tak seberapa lama lalu sesudahnya tergantikan gempita meriah takbir menyuarakan “Allahu Akbar Allah hu Akbar Allah hu Akbar … La illa hailllallah huallahu Akbar Allahu Akbar Walillah Ilham……” Hari ini ingatanku terlempar ke belakang, ke tradisi mudik yang dulu selalu ... more →








