Category Archives: Sydney Seratus Hari Pertama

Seratus Hari Pertama, Terlampaui

Tepat 8 Februari 2009 kemarin, terhitung sejak 1 November 2008, aku menyadari pada akhirnya Tuhan lah yang memampukanku untuk dapat mengalami seratus hari pertama tinggal di benua baru, negara yang baru, Australia. Bohong besar kalau aku tidak banyak berubah setelah seratus hari pertama read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 20 Comments

Menanti Konser Coldplay dan Album U2

Tak ayal lagi, dua hal terbesar yang akan menjadi pemantik keriaan hingga akhir kuartal pertama tahun ini adalah konser Coldplay (Viva La Vida Tour) di Sydney, Australia serta release studio album ke-12 milik grup band terbesar U2 yang diberi titel No Line on the Horizon. Kalau tak ada aral read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 8 Comments

Peregangan Otak

Perubahan yang sangat kentara terjadi setelah aku kembali bekerja adalah kesulitanku untuk mengupdate blog ini. Bangun pagi jam 05.00 am lalu mempersiapkan diri untuk berangkat kerja jam 6.30 am. Kerja sejak pukul 8.30 am hingga jam 5 sore lantas balik ke rumah hingga jam 7.15 pm kemudian mandi read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 13 Comments

Diinterview Tunggonono

Dan dia datang kembali! Sahabat lama merangkap bekas batur yang kerap menunggui malam-malam sepiku di bekas kantor dulu, sekaligus preman ndeso yang kalau ngomong suka ngotot sampai urat di lehernya bisa berereksi sebesar jari kelingking dengan mata memerah marah…. ladies and gentlemen read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 17 Comments

Kelengkapan Hidup

Dengan telah bekerja kembali, kurasakan pengalaman kemanusiaanku semakin dipertebal! Aku yang semula di Indonesia bekerja untuk diri sendiri atau setidaknya untuk investor dan sesama kolegaku, sekarang bekerja untuk perusahaan, untuk sebuah keping representasi dari apa yang dinamakan sebagai read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 16 Comments

Kabar

Pada mulanya aku ingin mengabarkan kabar baik itu, pertama-tama untuk keluarga orangtua di Indonesia sana. Sudah kuberketik di blackberry dan sudah pula kutambahkan nomer handphone Citra, adikku , Mama dan Papa lalu tinggal memencet “SEND” tapi lalu kuurungkan begitu read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 18 Comments

Mengapa Mereka Berani Hamil ?

Aku melihat ada satu hal yang positif, tentang kepercayaan dan kepasrahan kepada Tuhan terhadap masa depan yang kentara pada sosok-sosok yang mau merencanakan untuk memiliki anak. Di jaman yang tak mudah ini, dimana tongkat kayu dan batu ditanam tak lagi jadi tanaman, pertarungan bukan lagi read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 21 Comments

Menikmati U23D

Kemarin Sabtu, 10 Januari 2009, berdua bersama Istri, aku menonton pertunjukan film U23D di LG Imax yang terletak di dekat Darling Harbour. Yang menarik dari “bioskop” ini selain karena memiliki layar terbesar di dunia (tinggi: 29.42 dan panjangnya 35.73 meter) adalah konsep tiga read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 16 Comments

Menikmati Priscilla Queen of Desert

Dengan menebus tiket seharga 50 dollar per orang, aku, istri, Irna, Jaya, Cucu, Rinda, Paul serta Geri beramai-ramai pada 13 Desember 2008 yang lalu menonton pertunjukan “live” Priscilla The Musical di Star City Casino. Priscilla The Musical adalah sebuah drama musikal yang read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 20 Comments

Wang Sinawang

Aku ingat betul, beberapa saat sebelum kutinggalkan, Tunggonono, penjaga malam kantor dulu, pada suatu malam berujar begini “Wah, enak ya Bos mau pindah ke Australia! Yang pasti banyak ketemu londho, orangnya kaya-kaya dan… ngga ada gempa lagi!” Aku yang terkadang harus read more here!

Posted in Sydney Seratus Hari Pertama | 13 Comments