Ketika sedang bingung memaknai Paskah tahun ini dengan ‘sesuatu’, Sang Ide menghampiriku pada sebuah sore yang kunikmati di rumah sepulang kerja. Melalui siaran sebuah stasiun televisi di Tanah Air yang kutangkap pada jaringan parabola, aku menyaksikan sebuah kondisi yang membuat sore itu berjalan beda dari yang biasanya. Seorang anak, Siti namanya, tinggal di Jawa Barat ... more →
Di antara jutaan kepandaiannya, manusia tak pernah bisa luput dari kelemahan-kelemahan mendasar yang tak tergapai pemecahannya. Salah satunya adalah membaca hati orang. Kamu tak kan pernah bisa melakukannya meski untuk mengira-ira dan mengaku bisa adalah hak setiap orang. Seseorang mengubah penampilannya menjadi agamis. Kebanyakan mengira ia mendapat pencerahan batin, kenyataannya? Bisa jadi karena alasan pencitraan ... more →
Keluarga orang tuaku dulu pernah dalam kondisi ekonomi yang mapan, namun dalam sekejap, semuanya berubah. Apa yang semula dipunyai hilang tanpa bekas karena badai ekonomi yang mengimbas. Pertanyaan yang muncul lantas, apa arti ‘kepemilikan’ itu sebenarnya? Apakah karena obyek barang yang kita miliki? Atau karena perasaan ‘memiliki’ itu sendiri? Dalam sebuah tanya jawab di majalah ... more →
Ketika kita merasa disakiti orang lain dan merasa tak sanggup melawan, hal yang sering kita lakukan adalah menyumpah serapah; berharap tuhan membalas tindakannya dengan hal yang setimpal di masa yang tak terlampau lama di depan. “Tuhan tak pernah tidur!” begitu penutupnya. Atau kalau kata Soegiarso Soerojo, Siapa menabur angin, akan menuai badai, dalam bukunya. Tapi, ... more →
Harga bensin naik? Jangan panik! Kalau cuma mau bunuh diri, ngga perlu bakar diri, nggantung pake tali rafia pun jadi! Malah jasadmu tak kan hangus kecuali lidahmu yang akan sedikit menjulur tapi nanti dirapikan lagi ‘selepas acara’ juga bisa, kan? Atau, goreslah nadimu dengan pecahan kaca! Konon bunuh diri dengan pemotongan urat nadi akan menghasilkan ... more →
Oleh Nayarini* Kata orang-orang, aku adalah pelaku kawin campur. Seperti hal-nya hal-hal lain yang berbau campur mencampur seperti es campur, rujak campur, nasi campur, atau campur sari, kawin campur juga tak kalah menariknya untuk dibahas. Makna harfiah dari kata ‘campur’ itu sendiri sebenarnya sudah cukup menarik. Kata ‘campur’ termasuk kategori kata kerja. Dari kamus besar ... more →
Minggu pagi adalah waktunya untuk bermalas-malasan. Bahkan sekadar untuk bangun dari tidur pun, kadang kita perlu memicingkan mata untuk mencari remah-remahnya yang tersisa di atas sprei kasur kita lalu mencomotnya untuk menghidupi hari. Sama halnya dengan banyak minggu pagi lainnya, pagi itu akupun bermalas-malasan meski itu hanya untuk sekadar keluar rumah mencari makan. Setelah sekian ... more →
Oleh Nugi* Ya. Sudah sekian tahun ini saya tak lagi memberikan bunga kepada orang yang saya kasihi dan cintai. Dan saat ini saya sangat merindukan momen-momen itu. Momen memberikan dan mendapatkan ekspresi kebahagiaan dari sang penerima. Dulu, pertama kali saya memberikan bunga kepada seorang gadis, saya memberikannya dengan sangat percaya diri. Saya memberikannya di dalam ... more →
Percaya kepada Tuhan itu butuh energi karena Ia berada di luar daya jangkau ‘duniawi’ manusia, hanya menggunakan batin dan pikiran, kita bisa berenang-renang menggapaiNya. Sebagian yang merasa ber-energi, terus berenang dan menganggap usaha itu sebagai perjalanan menuju pembuktian iman; satu fase yang tak kalah absurd sebenarnya. Sebagian lagi yang kelelahan lalu ‘keluar lintasan’ memilih berkoar ... more →
Seorang teman, beberapa waktu lalu bercerita kepadaku tentang kondisi kehamilan istrinya melalui messenger. Ia, seperti halnya kebanyakan kalian, tinggal di Indonesia. “Gimana, Dab?” tanyaku. Ya, ia orang Jogja makanya kupanggil ‘Dab’ “OK sih… tapi ada yang sedikit mengkhawatirkan jhe!” “Oh, kenapa?” “Dokter bilang ada masalah di kandungan istriku.. Placenta previa..” “Wah, apa pula itu?” “Entahlah, ... more →
