Orang menggunduli bukit untuk kayu dan lahan hidup tanpa berpikir sepuluh tahun sesudahnya banjir membandang tanpa ampunan. Akibatnya tanaman yang dibudidayakan di lerengnya membusuk, panen pun gagal. Akibatnya, harga pangan membubung tinggi padahal perut manusia hanya bisa diberi makanan untuk hidup, selain itu mati. Ratapan dibalut doa lalu terdengar di sana-sini mengharap tuhan turun tangan ... more →
agama
Kalau kita masih diberi umur hingga 21 Desember 2012, dan andaikata hari itu kiamat jadi diadakan menurut ramalan-ramalan yang giat beredar, maka kita akan menjadi saksi patahnya apa yang dulu Pramoedya Ananta Toer kemukakan dalam bukunya, ‘Bukan Pasar Malam”. Di buku yang menceritakan kematian ayahnya itu, Pram mengatakan bahwa hidup ini tidaklah seperti mendatangi sebuah ... more →
Aku rindu suasana hening sesaat setelah muadzin usai mengumandangkan maghrib di akhir Ramadhan. Hening yang tak seberapa lama lalu sesudahnya tergantikan gempita meriah takbir menyuarakan “Allahu Akbar Allah hu Akbar Allah hu Akbar … La illa hailllallah huallahu Akbar Allahu Akbar Walillah Ilham……” Hari ini ingatanku terlempar ke belakang, ke tradisi mudik yang dulu selalu ... more →
Bagaimana caramu mencari arah ketika sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat yang kamu belum pernah datangi? Atau katakanlah pernah sesekali datang tapi lantas karena keterbatasan memori otak maka kamu lupa arah tepat untuk menuju ke sana lagi? Ancer-ancer Bahasa Indonesianya, “kira-kira”, tapi karena kurang sreg aku memilih pake kata ‘ancer-ancer’. “Ancer-ancer’ menurutku adalah metode yang ... more →
Apakah langit..Memang ada diatas kita Apakah langit..Memang biru biru warnanya Apakah langit..Memang benar-benar adanya (Nonsens – Dewa19) Akhir Desember 2010. Bersama keluarga, mertua dan kakak ipar beserta keluarganya, aku pergi berlibur ke Maccau, tiga hari lamanya. Karena singkatnya kunjungan, tak banyak yang bisa kami kunjungi selain reruntuhan gereja Santo Paulus, dan Venettian, casino resort yang ... more →
Seandainya Tuhan adalah sesuatu yang kelihatan, barangkali peristiwa di bawah ini dan banyak peristiwa-peristiwa senada lainnya tidak perlu terjadi. Tumini dan Wagiyo, adalah dua sejoli yang akan kuceritakan. Keduanya, setelah melalui perjuangan yang tak gampang pada akhirnya menikah empat tahun silam. Wagiyo adalah anak sulung keluarga Rusminto, seorang pemeluk Katolik taat yang beserta seluruh anggota ... more →
Barangkali yang menyamakan aku dengan mereka adalah bahwa kami (aku dan mereka) sama-sama berduka atas musibah yang menimpa Indonesia. Utamanya untuk beberapa bencana yang terjadi beruntun belakangan sebut saja banjir bandang di Wasior Papua, gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai lalu erupsi Gunung Merapi di utara kota yang begitu kucintai, Jogjakarta. Namun yang membedakan antara ... more →
Apa yang bisa kita petik sebagai pelajaran dari permainan angklung? Jumat malam kemarin, seperti minggu-minggu sebelumnya, aku pergi ke acara komunitas pendalaman iman Katolik yang diadakan khusus bagi warga Indonesia yang tinggal di daerah Hills, NSW, Australia. Komunitas ini tak terlalu besar karena hanya beranggotakan sekitar 20-an orang, kalah jauh dengan komunitas serupa yang ada ... more →
Namanya Margaret, anggap saja demikian, umurnya baru 21 tahun. Posturnya ceking, berambut sebahu, berkacamata dan berpenampilan seperti layaknya ABG-ABG seusianya. Ia berasal dari Vietnam oleh karenanya, kulitnya kuning langsat, bermata sipit dan bertulang pipi tinggi seperti kebanyakan dari kalangan mereka berasal. Tiga tahun silam ia dikirim ke Australia oleh orang tuanya untuk melanjutkan studi di ... more →




