Tulisan ini adalah tulisan kelima dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Tag Archives: hikayat tattoo
Hikayat Tattoo (4), Aku duwe konsep!
Tulisan ini adalah tulisan keempat dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Hikayat Tattoo (3), sakit yang tak terperikan
Tulisan ini adalah tulisan ketiga dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Hikayat Tattoo (2), sejarah yang berkelanjutan
Tulisan ini adalah tulisan kedua dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!
Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk mencintai, pelajaran untuk tidak menyesal
Orang-orang yang memutuskan untuk bertattoo, biasanya sudah memiliki konsep sejak awal sebelum tinta ditorehkan ke kulitnya, akan tetapi tujuh tahun silam, ketika pertama kali aku ditattoo, tidaklah demikian. Bisa dibilang aku tak punya konsep apalagi hal-hal berbau filosofis yang biasanya read more here!
Tattoo, Dosa dan Surga
Selasa lalu, 9 Maret 2010, aku menghadiahkan kulit leherku untuk ulang bulan Odi yang pertama. Sebuah tattoo bertuliskan “Odilia” sejak hari itu bertengger di sana. Ini bukan kali pertama aku ditattoo dan bukan pula sebuah kebetulan kenapa aku memilih hari selasa silam selain karena read more here!
Aku, Donny Verdian. Beberapa memanggilku sebagai DV :)
Lelaki Indonesia, beranak-istri, bermukim di Australia.

Hikayat Tattoo (6), Akhir yang bukan akhir
Tulisan ini adalah tulisan keenam dari rangkaian serial “Hikayat Tattoo”. Sebuah usaha untuk melawan lupa tentang bagaimana aku merelakan inchi demi inchi permukaan kulit untuk dirajah, untuk ditattoo. Baca juga tulisan sebelumnya dalam serial ini: Hikayat Tattoo (1), Pelajaran untuk read more here!