Salah satu perkara klasik dalam masyarakat kita pada umumnya adalah pertentangan antara bangsa china dan jawa/pribumi. Kukatakan klasik karena selain persoalannya seperti tak berujung, masalah ini telah dimulai sejak lama, sejak republik ini belum berusia. Bahkan kalau kalian baca buku “Indonesia Dalam Api dan Bara” karya Tjamboek Berdoeri yang banyak diduga adalah nama samaran wartawan ... more →
permenungan
Adalah Gogor, seorang pemuda yang cukup umur dan mapan, berkeluarga satu anak dari satu-satunya istri. Suatu waktu, ia berkata kepada Sawiyah, istrinya, hendak memberikan mobil kesayanganya ke Genjik, salah satu sepupu yang tinggal di kota lain. Adapun mobil itu sejatinya sangat berarti bagi Gogor. Sejuta kenangan pernah ‘terjadi’ di dalam mobil itu. Mulai dari kenangan ... more →
Seseorang, bulan ini tiga belas tahun silam, pernah berkata kepadaku demikian. Sepasang mahasiswa-mahasiswi keluar dari kamar kost di sore hari yang ranum seusai hujan mendera sesiangan. Si mahasiswa belum sempat menutup ritsleting celana jeansnya sementara si mahasiswi lupa pula mengenakan beha-nya. Ya, ketika hujan turun lebat tadi, mereka juga bercinta sedemikian hebatnya. “Heh, bercinta? ML ... more →
Menurutmu, mana berita yang lebih menarik, heboh pernikahan akbar Pangeran William dan Kate Middleton yang dihelat di Inggris 29 April 2011 lalu, atau peristiwa lamaran Ibas Yudhoyono dengan Aliya Rajasa yang digelar dua hari sebelumnya di Jakarta? Jangan menjawab dua-duanya meski aku tahu keduanya ramai dijadikan bahan ‘jualan’ program-program infotaintment yang maraknya sebelas dua belas ... more →
Akhirnya Wage hanya bisa tertunduk lesu ketika hakim menjatuhkan hukuman kurungan lima belas tahun penjara atas dakwaan pembunuhan terhadap Kliwon, sepupunya. Berbeda dengan Wage yang terdiam, suasana ruang pengadilan di belakangnya justru gaduh saat putusan itu selesai dibacakan. Sawitun, Ibu Kliwon beserta rombongannya yang hadir di persidangan tak terima dengan hukuman yang menurutnya kurang setimpal ... more →
Seberapa bodoh kita membiarkan diri terjerembab pada satu hal yang bernama kenangan? * * * Akhir-akhir ini aku sedang melakukan pengkhianatan terhadap musik-musik yang biasa kudengar. Sejenak kusisihkan U2, Queen, Foo Fighter dan Rolling Stones dari telinga, menggantinya dengan kumpulan lagu-lagu populer Indonesia yang pernah menjadi hits di era 90-an semacam lagu-lagu milik Andre Hehanussa, ... more →
Beberapa waktu silam, temanku, sesama Indonesian yang sekarang tinggal di Kanada, menceritakan kepadaku via YM tentang bagaimana ia selama perjalanan karirnya hingga sekarang menilai nilai uang gaji dan impiannya. Demikian yang bisa kurangkum dari ceritanya, 22 tahun silam, ketika masih kuliah di salah satu universitas negeri terkemuka di Yogyakarta, ia ‘nyambi’ bekerja sebagai asisten sebuah ... more →
Pernahkah kamu pergi ke almamater sekolah kamu, berkeliling sebentar lalu dengan jumawa berujar “Ah, sudah banyak berubah dan tak seperti dulu lagi. Payah!” Aku dulu pernah dan rasanya bangga betul membandingkan dan menghakimi alamater dengan cara itu. Seperti ada rasa bahwa sehebat-hebatnya murid-murid di situ saat ini, masaku dulu adalah yang superior. * * * ... more →
Crying Room. Betulan, namanya memang Crying Room, ‘Ruang Menangis’. Sebuah ruangan yang baru sekali kutemui di Australia, berada di beberapa gereja (tak semuanya), diadakan untuk para orang tua yang memiliki anak-anak kecil yang masih rentan ‘nangis’ supaya ‘tangisan’ nya tak mengganggu umat lain yang khusyuk mengikuti jalannya acara. Ruangannya terpisahkan oleh kaca dan kalau dari ... more →






